Ayam Goreng Suharti, Kuliner Legend dan Tak Tergantikan


Ayam Goreng Suharti, Kuliner Legend dan Tak Tergantikan - Halo Semua. Apa Kabar? Semoga dalam keadaan baik ya, Aamiin πŸ˜‡. Kita kulineran ayam goreng yuk. Sebelumnya aku mau cerita dikit nih tentang ayam. Aku termasuk orang yang susah untuk makan ayam goreng. Kenapa? Karena aku takut ayam πŸ₯Ί. Pernah punya kenangan jelek dengan ayam.  Maka dari itu, aku gak mau makan ayam yang cuma digoreng doang. Karena menurutku ayam yang digoreng itu masih sangat terlihat seperti ayam hidup 🀭.

Satu lagi yang harus kalian tau, aku gak mau makan ayam jenisnya ayam jawa/kampung. Karena serem liat tulangnya, dagingnya alot, dan selalu kepikiran sama ayam yang wara wiri depan rumah 😭. Pokoknya aku takut deh sama ayam πŸ₯Ί. 

Setelah kalian tau tentang ketakutan ku dengan ayam, pasti kalian mikir kok malah bahas ayam goreng? Yup, karena aku mau bahas tentang ayam goreng legend yang selalu aku lewatin kalau mau ke solo. Tempat ini selalu sepi dan jarang pembeli. Maka dari itu aku sangat penasaran dengan resto ayam goreng ini. Di Bekasi pun ada resto ini, maka dari itu aku gak asing banget sama tempat makan tersebut. 

Ayam Goreng Suharti


Kalian pernah denger, melihat, atau malah pernah nyobain makan Ayam Goreng Suharti? Aku tau resto ini pas aku masih di Bekasi.  Begitu aku pindah ke Boyolali dan sering main ke solo pasti melewati resto ini. Karena aku penasaran, langsunglah cuss ke resto Ayam Goreng Suharti πŸ˜€. Sebelum kita bahas lebih jauh. Aku mau kasih info sedikit tentang sejarah dari ayam goreng legend Suharti.

Asal Ayam Goreng Suharti

Jadi awalnya tuh resto ini milik keluarga gaes. Suharti berasal dari Jogjakarta. Beliau belajar membuat ayam goreng dengan racikan yang dia pelajari dari ibu mertuanya yaitu "Mbok Berek". Mbok Berek ini sudah lebih dulu berjualan ayam goreng yang sudah dinikmati juga oleh keluarga keraton dan presiden Soekarno. 

Sejak saat itu, Ny. Suharti mulai belajar resep membuat ayam goreng yang dia dapat dari mertuanya. Kemudian dia menjual ayam goreng tersebut bersama suaminya dari rumah kerumah. Dari situ akhirnya Suharti membuka resto sendiri di tahun 1962 dengan nama Mbok Berek sebagai brand ayam gorengnya.

Karena merasa sudah cukup sukses dan banyak peminatnya, akhirnya Suharti membuat resto bersama suaminya dengan brand namanya sendiri yaitu Ayam Goreng Ny. Suharti pada tahun 1972. Resto Ayam Goreng  Ny.Suharti ini berlogo wajahnya sendiri. 

Baca juga:Dimsum Ins, Dimsum di Solo yang Murah dan Lezat

Singkat cerita nih, Suharti berpisah dengan suaminya. Dan suaminya membuka resto ayam goreng juga dengan nama yang sama yaitu Ayam Goreng Ny.Suharti tapi dengan logo yang berbeda yaitu 2 logo ayam dengan huruf S ditengahnya.

credit: Liputan6


Jadi kalian gak perlu bingung kalau dijalan ketemu resto ayam goreng Suharti tanpa foto beliau. Karena sudah dipastikan pemiliknya adalah suami dari Suharti dengan bumbu dan racikan yang sama dari resto Suharti πŸ‘.

Aku juga baru tau sejarahnya ini dari ibu mertuaku yang dulunya lahir dan besar di Jogja. Beliau menceritakan betapa lezatnya ayam goreng Suharti saat itu. Kalau makan di resto tersebut merasa sudah paling keren dan kaya. Wajar saja, saat itu yang dapat makan disitu adalah orang yang mampu atau orang penting. 

Kalau kalian ke Jogja, ayam goreng Mbok Berek ini masih ada loohh. Aku jadi penasaran sama ayam goreng Bu berek ini 🀀😍 pasti lebih enak.  Resto Ayam Goreng Suharti ini sudah ada di berbagai kota besar loh seperti Jakarta, Bandung, Semarang dan masih banyak lagi. Kalau selain kota tersebut yang aku sebut ada resto ini juga, sudah dipastikan milik suaminya Suharti πŸ‘. Gitu ya bedainnya gaes 🀭. Bukan berarti palsu, hanya beda pemiliknya saja. 

Sekarang kita lanjut yuk bahas ayam gorengnya.

Ayam Goreng Suharti di Solo

Di Solo tepatnya di Jl. Ahmad Yani, Ngadirejo, Kartasura, Somodinatan, Ngadirejo, Kec. Kartasura, Kabupaten Sukoharjo. Kalian bisa menemukan resto Ayam Goreng Suharti dengan logo wajah Suharti. Dari luar nampak resto ini sepi pembeli, malah terlihat seperti tidak buka restonya. 

Entah kenapa resto ini selalu sepi. Apa karena orang-orang tidak mengenal resto ini atau karena mereka berfikir "cuma ayam goreng di tempat lain banyak?". Entahlah yang jelas selalu terlihat sepi. 

View Resto Ayam Goreng Suharti

Begitu aku masuk kedalam resto ternyata di dalamnya luas banget gaes. Terdapat ornamen plafon yang bagus diatasnya. Di dinding resto terdapat ukiran lukisan timbul yang entah maknanya apa, bergambar wanita.




Kemudian di tengah-tengah ruangan terdapat pelaminan jawa yang besar lengkap dengan kursi pengantinnya. Cocok buat selfie 🀭😁.



Yang paling aku suka dari ruangan resto inu adalah terdapat cermin besar yang keren banget 😍. Aku gak bisa berhenti untuk engga memandang cermin tersebut. Rasanya pengen aku bawa pulang 😁. 



Menu di Resto Ayam Goreng Suharti.

Untuk menu andalannya sudah pasti ayam goreng dong ya. Tapi tenang, sebagai pelengkap menu ayam goreng ini terdapat menu lain kok. Seperti menu ikan, aneka sayur (asem, lodeh, capcay, cah kangkung). Selain itu juga ada nasi goreng dan masih banyak lagi. Berikut list menu dari ayam goreng Suharti. 

Baca juga:Kulawa Coffe, Toast dan Kopi Hits di Solo



Nah, disini kalian gak bisa beli ayam goreng satuan ya (paha/dada). Tapi kalian harus memilih mau 1/2 ekor ayam, atau 1 ayam utuh. Jadi, usahain kalau kesini bawa temen ya, biar abis makanannya 🀭.

Menu Yang Dipesan

Nah, kalian pasti penasaran dong aku pesan menu apa aja disini. Aku pesan ayam goreng 1/2 ekor, nasi putih 3, capcay, dan es lemon tea.

Kenapa 3 nasi? Karena nasinya sedikit πŸ˜‚, kurang pastinya 🀭.





Ternyata aku kaget gaes. Baru makan kremesannya aja tuh enak parah 😍🀀. Aku gak menduga kremesan ayam goreng bisa seenak ini. Aku paling gak suka sama yang namanya kremesan, tapi kalau kremesan milik Suharti ini sih parah banget bikin nagih.


Sekarang ayamnya ya. Ayamnya ukurannya sih cukup banget untuk dimakan berdua, gak begitu besar dan gak begitu kecil. Begitu dibelah ayamnya, daging dalamnya tuh berwarna pink dan rasa bumbunya sangat harum.

Aku icip sedikit ayamnya dan langsung bisa di kunyah dong alias empuk. Aku icip sedikit demi sedikit karena aku paling gak suka sama ayam kampung. Setelah icip sedikit tadi, ternyata rasa ayam goreng Suharti ini emang keterlaluan banget rasanya gaes. Kalau kata anak-anak jaman sekarang bilangnya "mau meninggal rasanya saking enaknyaπŸ˜‚". 

Baca juga:Yoshi Sushi Spesialis Menu Sushi Terenak di Solo

Rasa ayam goreng ini sangat unik. Ada empat poin mengenai opini aku mengenai Ayam Goreng Suharti ini:

Pertama : Belum ada rasa ayam goreng Suharti di resto ayam goreng manapun. Ayam goreng pinggir jalan (lamongan) bahkan resto ayam lainnya.

Kedua : Rasa gurihnya sangat soft dan gak berlebihan. Bumbu khas dari Suharti ini mampu membuat aroma yang enak banget ketika di kunyah. Aku gak tau ada bumbu apa saja. Tapi yang paling terasa dan wangi adalah lada dan ketumbar πŸ‘.

Ketiga : Biasanya kalau dagingnya terlalu tebal (dibagian warna putih) bumbunya hilang, alias tidak terlalu terasa. Tapi enggak untuk ayam goreng Suharti ini. Daging yang seharusnya berwarna putih, tapi berwarna pink ini masih sangat terasa bumbu khasnya dan gak menghilangkan rasa dari ayam aslinya itu sendiri. 

Keempat : Minyak dari kremesan ayam goreng tidak banyak, tidak lengket, dan sangat krispy 😍.

Biasanya kalau makan kremesan tuh jadi gudangnya minyak, tapi ini enggak dong πŸ‘πŸ‘. Selain minyak dari kremesan tadi, minyak dari ayam gorengnya sendiri juga gak begitu banyak. Begitu di belah ayamnya, minyaknya seperti gak ada, alias agak kering.

Aku juga heran. Kenapa ayam goreng ini bisa beda dengan ayam goreng kebanyakan. Resto ayam goreng Suharti ini emang gak bisa dipandang sebelah mata hanya karena "ayam goreng". Pantas saja, resto legend ini mampu berdiri sampai sekarang. Peminatnya juga rata-rata adalah orang tua yang masa mudanya pernah mencoba ayam goreng ini (nostalgia) 😁. 

Etapi jangan salah loh ya. Di jakarta peminat dari resto Suharti ini banyak loh. Terbukti dengan banyaknya pengunjung yang datang. Bukan hanya dari warga lokal saja, bule pun juga turut ikut merasakan nikmatnya ayam goreng Suharti. Sampai ada kalimat kalau ayam goreng milik Suharti ini adalah ayam terenak sedunia, woww πŸ˜πŸ‘.

Gimana dengan penjelasan ku tadi, apa membuat kalian ingin mencoba juga? Aku saranin sih kalian harus dan wajib banget cobain ayam goreng Suharti ini. Agar kalian tau mana ayam goreng yang sesungguhnya *assek* 😁. Gak lupa juga membawa Ayam goreng Suharti ini pulang untuk orangtua, biar sekalian nostalgia katanya hhihhi😁. 

Oke sekian dulu info kuliner dari aku semoga bermanfaat. 

Dadaaah. 

Ayam Goreng Suharti
Jalan Ahmad Yani, Somodinatan, Ngadirejo, Kec. Kartasura,
Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57163
(0271) 741134
Anda mungkin suka:Dusun Semilir Eco Park, Tempat Rekreasi Keluarga yang Instagrammable