eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

Bikin Nyesek Sampai Bangkit Lagi! 4 Dialog Hyeri di Drakor 'Dream to You' Buat Kamu yang Telat Ngejar Mimpi

Bikin Nyesek Sampai Bangkit Lagi! 4 Dialog Hyeri di Drakor 'Dream to You' Buat Kamu yang Telat Ngejar Mimpi - Halo, Sobat Kisahfoto! Pernah nggak sih ngerasa insecure karena mimpi masa muda kamu pelan-pelan terkubur gara-gara realita hidup, kegagalan, atau sibuk ngurusin hal lain?

Kalau kamu lagi ada di fase itu, wajib banget nonton drakor Dream to You yang lagi tayang di Viu. Karakter Joo Yi-jae (diperankan oleh Hyeri) ngajarin kita kalau nggak ada kata terlambat buat merjuangin diri sendiri.

Bikin Nyesek Sampai Bangkit Lagi! 4 Dialog Hyeri di Drakor 'Dream to You' Buat Kamu yang Telat Ngejar Mimpi


Awalnya, Yi-jae ini punya cita-cita jadi sutradara film. Sayangnya, gara-gara satu keputusan gegabah di masa muda demi cinta pertamanya, Woo Soo-bin (Hwang In-youp), mimpi itu ambyar. Lima belas tahun kemudian, waktu mereka ketemu lagi, Yi-jae dipaksa ngaca sama kehidupannya yang sekarang.

Baca juga:Menjajal Nikkou Ramen, Kuliner Hidden Gem Legend di Jogja

Biar kamu makin terinspirasi, yuk kita bedah 4 dialog epik dari Yi-jae (dari episode 2 sampai 10) yang sukses nangkep rollercoaster perasaannya dalam merjuangin mimpinya yang sempat tertunda!

1. "Ketika penyesalan masuk terlalu jauh ke dalam hidup, semuanya bisa runtuh kapan saja. Penyesalanku bukan tentangmu. Penyesalanku adalah diriku sendiri." (Episode 2)

Di awal cerita, kita mungkin ngira Yi-jae itu cuma cewek gagal move on yang nyalahin Soo-bin atas hidupnya yang berantakan. Tapi di episode 2, plot twist emosional terjadi.

Yi-jae akhirnya ngaku kalau hal yang paling bikin dia nyesek bukanlah kehilangan cinta pertamanya, melainkan kehilangan dirinya sendiri. Dulu, demi ngejar Soo-bin, Yi-jae nekat bolos ujian praktik masuk universitas, yang berujung ngubur cita-citanya jadi sutradara. Momen ini relate abis! Kehilangan kesempatan itu sakit, tapi butuh keberanian ekstra buat memaafkan diri sendiri yang udah ngambil keputusan bodoh di masa lalu.

2. "Tahukah kamu betapa keras aku berjuang untuk dapat kembali ke sini? Aku tidak mau menyesal lagi. Kali ini, bantulah aku terus berlari." (Episode 6)

Second chance itu mahal, Gaes. Waktu Yi-jae akhirnya bisa balik lagi ke industri film, banyak kru yang underestimate dan ngira dia masuk cuma jalur ordal (orang dalam) alias bawaan Soo-bin. Soo-bin sendiri juga kelewat protektif karena masih dihantui rasa bersalah soal kecelakaan Yi-jae dulu.

Tapi di episode 6, Yi-jae ngebuktiin kalau dia pantang dikasihani! Dia minta Soo-bin buat berhenti nahan langkahnya. Adegan epik pas Yi-jae maksa lari keliling lapangan pakai kakinya yang pernah cedera itu deep banget maknanya. Pesannya jelas: ngejar mimpi itu nggak harus nunggu kondisi kita sempurna. Kadang, kita harus berani lari meski bawa luka. Mending telat daripada hidup penuh penyesalan!

3. "Berkat dirimu, kenangan yang selama ini terasa buruk bagiku kini berubah menjadi cinta." (Episode 8)

Perjalanan Yi-jae ngejar kariernya emang nggak bisa dipisahin dari dinamika hubungannya sama Soo-bin. Keduanya sama-sama punya masa lalu kelam yang saling nyakitin.

Tapi di episode 8 ini, level kedewasaan mereka bener-bener naik kelas. Yi-jae akhirnya bisa berdamai sama masa lalunya. Keputusan masa muda yang dulunya dia kutuk habis-habisan sebagai kegagalan terbesar, sekarang bisa dia terima sebagai bagian dari perjalanan cinta dan pendewasaan hidupnya. Kehadiran Soo-bin ngasih dia keberanian buat nyoba sekali lagi tanpa harus dihantui rasa bersalah. Sweet banget, kan?

4. "Aku tidak akan goyah. Aku akan menyelesaikan film ini bersama semua orang sampai akhir. Inilah hal besar yang ingin kita wujudkan." (Episode 10)

Puncak pendewasaan karakter Yi-jae ada di episode 10. Pas produksi film Gyeongseong Romance terancam hancur gara-gara skandal keluarga Soo-bin, Soo-bin milih mundur demi nyelamatin karier sutradara Yi-jae.

Kehilangan support system utamanya nggak bikin Yi-jae ciut! Dia maju ngadepin para kru yang dulu meragukannya dan berani ambil kendali penuh atas nasib film tersebut. Gila, character development-nya patut diacungi jempol! Dari cewek yang ngerasa hidupnya runtuh, sekarang Yi-jae udah menjelma jadi kapten yang siap memimpin kapalnya sendiri. Dia nggak butuh lagi orang lain buat narik dia lari, karena sekarang dia udah bisa melangkah pakai kakinya sendiri.

Gimana, makin penasaran kan sama perjuangan lengkap Hyeri merjuangin masa depan (dan asmaranya)? Buat kamu yang lagi butuh asupan motivasi hidup berbalut romansa yang bikin baper, langsung aja binge-watch Dream to You di Viu.

Anda mungkin suka:Koito Resto dan Cafe, Hidden Gem di Klaten yang Punya 1001 Ikan Koi
Posting Komentar

Posting Komentar