eCWbXBoqKVlcyXUNIzJr7wbcnJRa7fysuT0ds4TB
Bookmark

No K-pop on a Dead Planet! Fans K-pop Savage Tegur Hana Bank: Stop Pake Nama Idol Buat Kedok Greenwashing!

No K-pop on a Dead Planet! Fans K-pop Savage Tegur Hana Bank: Stop Pake Nama Idol Buat Kedok Greenwashing! - Siapa bilang fans K-pop cuma jago war tiket konser atau streaming MV sampai pagi? Di balik kekompakan mereka, ada misi besar yang lagi diperjuangkan: menyelamatkan bumi. Karena jujur saja, apa gunanya dapet photocard langka kalau planet kita lagi sekarat?

Slogan "No K-pop on a Dead Planet" beneran bergema di Jakarta baru-baru ini. Kali ini, sasarannya adalah salah satu raksasa keuangan Korea Selatan, Hana Bank. Yuk, kita bedah kenapa para fans ini sampai "savage" banget negur bank yang sering kolaborasi sama idol top ini!

No K-pop on a Dead Planet! Fans K-pop Savage Tegur Hana Bank: Stop Pake Nama Idol Buat Kedok Greenwashing!


Dalam rangkaian acara PE5TA WARGI K-POP di Jakarta (18/4/2026), komunitas Kpop4Planet merayakan ulang tahun ke-5 dengan aksi yang nggak main-main. Ribuan fans K-pop resmi menandatangani petisi yang mendesak Hana Bank untuk setop mendanai proyek energi kotor, khususnya PLTU batu bara baru.

Baca juga:Koito Resto dan Cafe, Hidden Gem di Klaten yang Punya 1001 Ikan Koi

Kolaborasi sama Idol, Tapi Kok Danai Batu Bara?

Ini yang bikin fans kecewa berat, gaes. Hana Bank dikenal punya hubungan erat sama dunia K-pop—pernah kolaborasi sama legenda kayak G-Dragon Bigbang sampai An Yujin IVE. Tapi di balik itu, Hana Bank kedapatan menyuntikkan dana sebesar US$ 84 juta untuk proyek nikel di Pulau Obi yang ditenagai PLTU batu bara baru.

Padahal, tahun 2021 lalu mereka sudah janji bakal berhenti membiayai proyek batu bara. Nyatanya? Pendanaan masih jalan terus. Nurul Sarifah, juru kampanye Kpop4Planet, menyebut jawaban Hana Bank selama ini naif dan nggak solutif.

Dampaknya Nggak Main-main: Emisinya Setara 2,5 Juta Mobil!

Binbin Mariana dari Market Forces kasih data yang bikin melongo. Emisi karbon dari proyek di Pulau Obi itu naik hampir tiga kali lipat dalam dua tahun terakhir (dari 3,74 megaton jadi 10,87 megaton).

  • Faktanya: Emisi ini setara dengan mengendarai 2,5 juta mobil berbahan bakar fosil selama setahun penuh!
  • Lokasi: Kerusakan lingkungan di Pulau Obi sudah sangat nyata dan merugikan masyarakat lokal.

Fans K-pop: "Jangan Pake Idol Kami Buat Greenwashing!"

Buat yang belum tahu, greenwashing itu istilah buat perusahaan yang pura-pura peduli lingkungan demi image bagus, padahal aslinya tetap ngerusak alam. Nah, fans K-pop mencium aroma ini di Hana Bank.

Nunik, salah satu pengurus fanbase My Day and Jars Social Project (fans Day6 dan eaJ), tegas bilang kalau Hana Bank jangan cuma pakai idol sebagai alat pemasaran. Fans mau aksi nyata, bukan cuma kebijakan "manajemen risiko" yang nggak jelas ujungnya.

Aksi Nyata yang Terus Bergulir

Sejak 9 April, petisi "Hana Bring K-pop Not Coal" sudah mengumpulkan lebih dari 1.000 tanda tangan. Fans K-pop di Indonesia membuktikan kalau mereka adalah komunitas yang peduli isu sosial, mulai dari donasi bencana sampai aksi iklim global.

Buat kamu yang ngaku fans K-pop sejati, yuk ikut kawal masalah ini. Masa kita mau dengerin lagu favorit sambil hirup polusi dari PLTU yang didanai bank "favorit" kita sendiri? Nggak relate banget, kan?

Anda mungkin suka:Review Menginap di Brits Hotel Legian Bali, Hotel Bintang Empat yang Nyaman
0

Posting Komentar