Makan di Pinggir Sawah Memang Nikmat…

Sawah
Makan di pinggir sawah yang sepi rasanya lebih nikmat, itulah yang saya rasakan saat istirahat dan makan siang setelah keliling daerah Sleman, Yogyakarta Smile. Saya masih ingat, obeyk terakhir yang kami kunjungi waktu itu adalah sebuah dam di desa Gading, Argomulyo yang terkena amukan awan panas dan lahar dingin. Setelah mengunjungi dam tersebut, bapak memilih jalan alternatif dan melewati areal persawahan yang sepi. Karena capek dan lapar, kami meutuskan beristirahat di pinggir sawah.
Jalan Sawah
Jalanan yang kami lewati di areal persawahan ini sebenarnya sudah diaspal, tetapi sudah rusak lumayan parah. Sehingga kurang nyaman dilewati dengan sepeda motor, hehehehe… Sepanjang jalan di area persawahan tersebut sangat sepi, hanya beberapa orang saja yang lewat. Suasana sepi di area persawahan ini malah membuat perasaan saya tenang dan damai sambil menikmati suara daun yang bergoyang akibat terpaan angin… Smile
parkir di sawah
Setel;ah menemukan tempat yang bersih dan teduh, kami segera memarkir motor dan beristirahat sejenak di bawah pohon yang rindang. Perut ternyata sudah keroncongan, langsung saja buka bekal yang kami bawa dari dumah. Sudah kebiasaan kami kalau bepergian atau piknik selalu bawa bekal dari rumah, biar irit Smile with tongue out
makan di sawah
Empat buah nasi bungkus, cemilan, air putih, minuman bersoda, dan makanan kecil lainnya adalah bekal yang kami santap habis di pinggir sawah. Entah memang lapar atau suasananya mendukung, bekal makanan yang ada langsung ludes dan hanya tersisa bungkusnya, soalnya gak ada yang doyan makan bungkus Laughing out loud
makan di sawah 2makan di sawah 3
Bapak saya melahap nasi bungkus yang hanya berisi nasi dan lauk sederhana, yakni nasi+sambal tumpang khas Boyolali. Sedangkan foto kanan adalah ibu saya yang telah selesai makan dan bersiap minum air putih. Meski makan dengan lauk sederhana, suasana di sawah yang sepi ini mampu meningkatkan kenikmatan hingga 2 kali lipat Smile with tongue out
makan di sawah Kisah Foto
Seperti biasa, empunya blog Kisah Foto meusti nampang di akhir postingan Smile with tongue out. Saya juga makan nasi bungkus dengan lauk sambal tumpang khas Boyolali, rasanya? Mantap Hot smile. Seperti biasa, setelah selesai makan, semua sampah masuk kantong plastik dan dibawa pulang atau kalau ketemu tempat sampah ya dibuang di situ. Biar lingkungan kita tetap bersih dan bebas sampah Smile.