Tradisi Kupatan…

Tradisi Kupatan Kisah Foto_01
Tradisi Kupatan adalah tradisi yang dilaksanakan sepasar dalam istilah Jawa atau 7 hari setelah hari Lebaran. Tradisi Kupatan ini cukup sederhana, yakni menyediakan makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, sambal goreng ati, tahu kupat, dan sebagainya kemudian mengundang sanak saudara, teman, rekan kerja, dan orang terdekat untuk berkunjung dan bersilaturahmi Smile. Di daerah saya, Boyolali, tak semua wilayah menggelar tradisi Kupatan. Nah kebetulan ada saudara saya yang mengadakan Kupatan dan mengundang kami untuk berkunjung. Saya sih langsung siap untuk tradisi Kupatan ini, soalnya bakal banyak makanan, hehehehe…
Tradisi Kupatan Kisah Foto_02
Yah memang saat hari Lebaran kemarin sudah ada hidangan seperti opor ayam, ketupat, aneka sayur dan lain-lain, tapi tradisi Kupatan ini masih tetap ada dan dilaksanakan di beberapa wilayah pedesaan di Boyolali, mungkin di daerah pembaca blog Kisah Foto ada yang menggelar tradisi Kupatan ini? Saya sendiri tidak tahu bagaimana sejarah tradisi Kupatan ini, yang saya tau ya datang, silaturahmi dan makan (ini paling penting hehehe…) Smile with tongue out.

Baca Juga: Bermain Ombak di Pantai Baron…

Tradisi Kupatan Kisah Foto_03Tradisi Kupatan Kisah Foto_04
Saudara saya yang menggelar tradisi Kupatan ini rumahnya di daerah Kecamatan Cepogo, Boyolali dan tak semua daerah di kecamatan tersebut mengadalan tradisi serupa. Saat Kupatan, di sekitar rumah saya juga bikin ketupat dan terjadi perang ‘memberi’ ketupat+lauk antar tetangga yang berlangsung cukup sengit, hahahaha…Laughing out loud Back to topik, selesai kerja saya bersama keluarga langsung menuju rumah sodara untuk bersilaturahmi. Sampai di sana, ternyata rumah saudara saya sudah ramai dipenuhi saudara yang lain, tamu-tamu, tetangga-tetangga, dan banyak lagi. Yah suananya gak kalah ramai dibandingkan pas lebaran, hehehehe…
Tradisi Kupatan Kisah Foto_05
Tak lama setelah berbincang-bincang sambil ngemil dengan brutal kue lebaran, saya pun langsung menyerbu menuju meja makan dan makan ketupat… Laughing out loud. Apa saja yang ada di meja makan? Banyak…. Ada ketupat yang sudah diiris-iris, ada ketupat yang masih dibungkus, opor ayam, sayur jepan (jepan bahas Indonesianya apa yah? Confused smile), sambal goreng ati, sambel krecek, kerupuk udang, nasi, tahu kupat/tahu guling/tahu acar, bubuk kacang, bubuk kedelai, dan karak. Langsung saya serang mereka semua…. Sarcastic smile

Baca Juga: Pantai Watu Kodok, Keindahan dan Kesunyian Laut Selatan…

Tradisi Kupatan Kisah Foto_06Tahap pertama, pemanasan dulu… saya mabil sepiring tahu kupat atau juga bisa disebut tahu acar.. Setelah habis, baru makan ketupat yamng sebenarnya dengan semua lauk yang ada, hahahahaha… *tawa rakus Laughing out loud. Setelah perut penuh, ternyata ada kabar buruk… Yaitu ada satu tempat lagi yang harus dikunjungi dalam rangka tradisi Kupatan ini, waduh… Yah terpaksa makan lagi dah di tempat kedua nanti… hehehe… Sampai di sini dulu posting kali ini, semoga bermanfaat Smile

Anda mungkin suka: Review BBM for Windows Phone di Nokia Lumia 520

Artikel Kisah Foto Lainnya :

10 comments:

  1. asik juga bisa makan ketupat, ditempat saya juga bikin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener gan, enak banget, hehehehe :D

      Hapus
  2. Kirim ke sini donk kupátnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Siap mbak, kirim via email yah kupatnya? :p hehehehe

      Hapus
    2. hahahhaa kupat Maya donk :D

      Hapus
  3. kalau di desa suami saya, kalau kupatan pada pagi hari setiap warga bawa kupat beserta lauknya ke balai desa untuk di doakan, setelah itu baru di bawa pulang untuk di nikmati bersama keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. yah begitulah mbak, beda desa beda pula tradisinya, hehehehe... Kalau kupatan di tempat mbak Anis itu mirip tradisi sadranan :D

      Hapus
  4. Menggiurkan semuanya, Baaaang :'(

    BalasHapus

Copyright © 2015 Kisah Foto | a Tuxlin Blog Networks | Partner Laptophia Blog . .