Makan di Tempat Seperti ini Memang Nikmat…

Makan di Hutan_02
Makan di tempat seperti di atas memang nikmat! Sebelumnya saya pernah membahas mengenai nikmatnya makan di pinggir sawah meski lauknya sederhana. Lalu tempat apa sih yang ada di foto atas? Lokasi foto di atas adalah di pinggir jurang yang masuk kawasan wisata candi Ceto, Karanganyar. Sebenarnya ini adalah bagian dari piknik di kebun teh kemuning yang juga sudah saya bahas. Dari kebun teh Kemuning tersebut, dilanjutkan ke tempat wisata candi Ceto dan makan di tempat ini Smile. Seperti biasa, saya dan keluarga membawa bekal makanan dari rumah dengan lauk telur dadar, mie goreng, dan oseng-oseng kacang panjang. lauknya lebih baik lha daripada sambel tumpang pas makan di pinggir sawah dulu, hehehehe…Laughing out loud
Makan di Hutan_03Makan di Hutan_06
Bekal makanan yang di bawa dari rumah dibungkus kertas minyak dan daun pisang. Entah kenapa, makanan yang dibungkus daun pisang rasanya lebih sedap menurut saya Smile. Cuaca di sekitar tempat wisata candi Ceto ini lumayan dingin dan ditambah lagi cuaca saat itu tidak begitu cerah. Cuaca yang dingin ini membuat nafsu makan meningkat berlipat-lipat dan bekal makanan dari lauk sederhana menjadi terasa mewah di lidah Smile. Tak lama setelah kami membuka bekal, lewatlah gerombolan si berat sekelompok pendaki gunung yang tampaknya akan melakukan pendakian ke gunung Lawu atau mungkin sekedar berkemah di lereng gunung. Bagaimana pemandangan di pinggir jurang tempat kami makan? Keren… hijau… dan sejuk, hehehehe… Nggak percaya? Ini barang buktinya.
Makan di Hutan_08
Jurangnya tidak terlalu dalam dan tidak terlalu curam, serta di bagian bawahnya mengalir sungai kecil dengan air yang bening dan bersih, bebas polusi. Sedangkan tebingnya ditumbuhi rumput hijau yang membuat suasana menjadi semakin astri… Pohon-pohon juga tumbuh subur di sekitar jurang hijau ini.
Makan di Hutan_07
Sambil menikmati suasana sekitar, kami pun mulai membuka satu persatu bekal makanan yang dibawa dari rumah. Selain makanan berat, tak lupa kami juga membawa air putih, minuman ringan, dan cemilan untuk melengkapi piknik hari itu.  Udara dingin dan segar yang berhembus di lereng gunung Lawu dipadukan dengan pemandangan hijau yang bebas sampah membuat kami larut dalam suasana. Tak terasa, makanan yang kami bawa sudah habis… hahahahaha… Rolling on the floor laughing
Makan di Hutan_04
Sungai kecil dengan air yang jernih dan bersih terlihat dari kejauhan. Ada jalan untuk turun ke bawah, sayangnya kami tidak ke sana. Sebenarnya tak perlu melalui jalan setapak untuk turun ke sungai, cukup merosotkan diri saja diantara rerumputan tebing, pasti sampai ke bawah…hehehehe… sebuah jalan yang greget bukan? Tapi saya gak mau mencobanya Smile with tongue out
Makan di Hutan_01
Dari kejauhan terlihat jembatan yang akan mengantarkan kita ke lokasi candi Kethek. Sayangnya, lagi-lagi kami tidak mengunjungi candi Kethek yang berada di tengah hutan gunung Lawu tersebut karena cuaca yang kurang mendukung Disappointed smile. Pas pulang, akhirnya nyesel juga karena sudah sampai lokasi kenapa gak eksplor semua yang ada? Pelajaran bagi kita yang mengunjungi tempat wisata, yakni eksplor semua spot yang ada di tempat wisata tersebut, kalo perlu foto selfie disemua tempat Smile with tongue out. Biar nggak nyesel belakangan, hehehehe… Hot smile
Makan di Hutan_05
Seperti biasa, yang punya blog Kisah Foto muncul belakangan dan lagi nangkring di pinggir jurang sambil merenungi nasib, heheheheheehe… Rolling on the floor laughing Nggak ding, sedang bersyukur akrena masih bisa menikmati keindahan alam yang luar biasa Smile.

Artikel Kisah Foto Lainnya :

16 comments:

  1. wah wah pasti asyik banget ya mas bisa makan di kebun hhehe :D
    kalau saya dulu sering pas waktu kemah makan di kebun hehe :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, rasanya lebih nikmat :D

      Hapus
    2. apalagi kalau ditemani seseorang yang spesial, pasti lebih asik mas hehe :D

      Hapus
  2. enak sekali makan di alam terbuka seperti itu, apalagi rame rame

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas, mantap pokoknya, hehehe :D

      Hapus
  3. Selain faktor makanan dan selera, ternyata tempat juga jadi faktor enak dan tidaknya makanan. Kalau di alam bebas memang kesannya enak saja karena sudah terbiasa makan di rumah jadinya suasananya baru ditambah udara segar..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, makan di rumah lama2 bosen mas, hehehe... nyari suasana segar :D

      Hapus
  4. Untung nggak nekat perosotan ya, Mas... :D

    Foto si empunya blog yang muncul belakangan, kok liatnya jadi geli ya...

    Ngapain jongkok disana, Mas?

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha... sedang bertapa mbak, hehehe :D

      Hapus
  5. Ha? Di tepi jurang? Sereh iiiih >.<

    BalasHapus
  6. keren bro acaranya, pasti byk jg yg melakukan kegiatan serupa di sekitarmu sana ya ?

    btw, bawa bekal makanan sendiri emang lbh nikmat bro, aku jg biasa bgt kl bepergian dgn suamiku, bisa di mana saja berhenti dan makan :)

    btw, ijo ijo semua ya di sana, bikin mata seger :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. gak ada mbak, cuma kami sekeluarga yang makan di tempat itu, hehehe

      Betul mbak, enak tenan... hehehehe... Refreshing mata mbak liat yang ijo2 :D

      Hapus
  7. yg lain lbh suka jajan ya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget mbak, jarang yang suka bawa bekal dari rumah :)

      Hapus
  8. wah, makan bareng keluarga enak tuh. apalagi banyak rumputnya


    heheheheh

    BalasHapus

Copyright © 2015 Kisah Foto | a Tuxlin Blog Networks | Partner Laptophia Blog . .